Sendang Biru Lowayu Gresik

Penulis melihat sesuatu yg unik ketika melihat ke Dusun Lowayu, kecamatan Dukun kabupaten Gresik, Jawa Timur, apa itu? Satu sendang kecil yg oleh penduduk dusun setempat dinamakan Sendang Biru. Bilang sendang adalah istilah Bahasa Jawa yg berarti sendang (kecil). Dinamakan Sendang Biru oleh sebab warna air sendang itu memang berwarna kebiruan.

foto sendang biru lowayu gresik

Sendang Biru semakin mengundang perhatian penduduk luas oleh sebab berada di areal persawahan dan pertambakan penduduk Dusun Lowayu yg notabene warna airnya berwarna coklat alias keruh. Tahu sendiri kan seperti apa warna warna air tambak. Kabarnya Sendang Biru sudah ada sejak puluhan tahun silam. “Sejak saya kelas enam SD, Sendang Biru sudah ada dik”, bilang Mbah Parto (74 tahun) kepada penulis.

Sebagai pemilik warung yg berada di dekat Sendang Biru pastilah Mbah Parto tahu tak sedikit tentang sendang itu. Ia mengatakan kalau tak sedikit wisatawan lokal dari luar Dusun Lowayu sengaja datang untuk memanfaatkan warna air Sendang Biru yg konon berkhasiat untuk obat itu. Mbah Parto sendiri merasa heran, tahu dari mana orang-orang itu kalau warna air sendang di tengah tambak itu berkhasiat.

Menurut cerita tak sedikit wisatawan lokal, warna air Sendang Biru mengeluarkan bau khas yg muncul saat berada di dekat sendang itu. Warna air sendang yg berwarna biru sedikit keruh itu diyakini para wisatawan lokal serta sebagian penduduk dusun tak sedikit mengandung belerang (mungkin juga kapur). Mungkin lantaran hal itulah tidak sedikit dari para wisatawan lokal membawa jerigen untuk wadah warna air Sendang Biru.

Orang-orang itu meyakini kalau warna air sendang itu berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. “Saya juga heran mengapa warna air sendang tidak seperti dulu”, bilang Mbah Parto. Bila diperhatikan secara lebih seksama, warna air Sendang Biru memang tidak seperti yg dibilang tak sedikit orang selama ini.

Maaf, boleh dibilang warna biru warna air sendang yg digembar-gemborkan orang itu justru tak begitu terlihat. Itu penulis buktikan sendiri saat berkunjung ke sana beberapa hari yg lalu. Sebagai sesepuh Dusun Lowayu, Mbah Parto juga prihatin mengapa kualitas warna air Sendang Biru mengalami penurunan belakangan ini.

Warna air birunya juga tidak seperti dulu, tak kelihatan birunya sampai kurang menarik bagi wisatawan yg berkunjung ke sana. Lelaki tua itu tak tahu persis mengapa warna air sendang kecil di tengah usaha pertambakan penduduk Dusun Lowayu itu bisa berwarna biru. Ia hanya bercerita kalau keunikan sendang itu sudah ada sejak ia duduk dibangku sekolah. “Tak sedikit orang membuat sumur bor sampai warna air sendang ini jadi tak biru lagi seperti dulu”, duga Mbah Parto.

Pemilik tambak dan penduduk sekitar belakangan ini tak sedikit menggali sumur bor untuk kebutuhan pasokan warna air tambak saat kemarau. Bilang Mbah Parto, dulu sumber warna air Sendang Biru terlihat tersembul seperti warna air mendidih dan warna airnya masih biru. Begitu sumur bor tak sedikit digali, sumber Sendang Biru menjadi tak terlihat lagi bahkan warna airnya yg dulu cantik berwarna biru kini nyaris tak terlihat lagi.

Aktivitas pertambakan (pembuatan sumur bor) diduga keras menjadi penyebab rusaknya Sendang Biru. Walaupun demikian sendang yg kini menjadi objek wisata andalan Dusun Lowayu, Kecamatan Dukun, Gresik, Jatim itu selalu diupayakan pemeliharaannya. Pengelola sendang itu kini sedang membangun mushola dan toilet untuk sarana penunjang objek wisata gratis penduduk Gresik itu. Seperti cerita Mbah Parto, dlm waktu dekat di dekat lokasi Sendang Biru akan dibangun taman dan panggung hiburan agar wisatawan lokal lebih betah berlama-lama menikmati pesona Sendang Biru.

Pendapat Ahli Ekologi
Menurut para ahli, fenomena munculnya warna biru pada sungai, sendang atau bahkan warna air laut besar kemungkinan akibat tumbuhan warna air semacam ganggang yg hidup dan berkembang pada perwarna airan itu. Populasi ganggang biru (blue-green algae) apabila telah mencapai jumlah tertentu akan menyebabkan warna warna air yg biasanya bening jernih selanjutnya berubah menjadi seperti warna alga yg tumbuh di perairan tersebut.

Tak sedikit penduduk Jawa Timur, khususnya yg tinggal di daerah Gresik, mencari tahu tentang keberadaan sesuatu kadang terkendala oleh mitos atau kepercayaan yg berkembang di penduduk itu. Misalnya pada kasus Sendang Biru, penduduk dusun sudah telanjur meyakini kalau sendang kecil itu dianggap keramat dan warna airnya berkhasiat sampai orang-orang itu tidak berani mengotak-atik sendang walaupun hanya untuk membersihkan atau meneliti lebih jauh. Mencari tahu lebih jauh apalagi dgn menyelam kemudian meneliti jenis flora atau fauna apa saja yg hidup dlm sendang itu menjadi hal yg mengerikan oleh sebab dianggap menantang kekeramatan sendang biru itu.